Warga Jember Diminta Tetap Mencintai Seni-Budaya dan Produk lokal

banner 160x600
banner 468x60

 

Saat di Sidorejo, para lansia ini menyambutnya dengan tari khas Jember yakni tari Pandhalungan dan lambaian bendera merah putih kecil dari kertas. Tampak Bupati beserta kepala desa Sidorejo Setya kristianingsih Elyna juga ikut menari Pandhalungan bersama para lansia.

Bukan hanya di Sidorejo bupati disambut penampilan seni-budaya, saat di desa Paleran, Bupati Fadida juga disambut penampilan tari Lambako, tari Pandhalungan dan tari remong. Tak pelak tontonan gratis ini menyodot perhatian warga yang ingin menikmati tari tarian tersebut.

Menurutnya jumlah penerima kartu tani di desa ada 275 petani. "Pemilik Lahan pertanian yang ada di desa Sidorejo bukan hanya warga Sidorejo namun juga warga desa Semboro, semoga kartu tani ini bermanfaat bagi petani khususnya petani Sidorejo." Ujarnya Sabtu (12/9/2020)

Dalam kesempatan itu Bupati dr. Hj. Faida.MMr menyampaikan apresiasinya kepada warga yang masih tetap mencintai akan kebudayaan. Untuk itu Faida mengajak warga tetap melestarikan seni dan kebudayaan dan produk lokal.

"Saya melihat bahwa warga desa Sidorejo ini cinta kesenian, terbukti kantor desanya penuh karya seni, desa ini  unik, Salah-satu dri 3 gereja. Satu diantara dua gereja jawi wetan ada gereja yang berdakwanya dengan bahasa Madura, disamping itu juga ada yang Muslim." Katanya.

Demikian juga saat berada di Desa Paleran, Bupati Faida mengaku bangga dengan ditampilkan tari-tarian prodak lokal, apalagi disitu ada penari anak-anak dan para generasi muda yang masih mau belajar dan melestarikan seni – budaya dan kebudayaan lokal. (Yond).

https://www.majalah-gempur.com/2020/09/warga-jember-diminta-tetap-mencintai.html

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Warga Jember Diminta Tetap Mencintai Seni-Budaya dan Produk lokal"